jump to navigation

Sharing Ilmu Yuk…

Update Manual AVG

Untuk dapat update AVG antivirus anda secara offline paling tidak anda harus mempunyai AVG antivirus yang terinstall di komputer, yang bisa langsung diupdate via internet (online) sebagai sumbernya. Kalo tidak punya ya anda bisa meng-update-nya dari warnet .

Untuk meng-update-nya perhatikanlah versi AVG antivirusnya apakah free, atau yang berlisence. Kita tidak dapat meng-update AVG free edition menggunakan file signature versi lisence demikian sebaliknya. File signature AVG antivirus disimpan dalam suatu format file berekstensi *.bin, seperti u7iavi864u863th.bin. Dalam file2 ini AVG antivirus meng-update database signature virusnya.

Jika anda mendownload melalui software AVG, maka hasil updatean akan tersimpan di:
C:\Documents and Settings\all users\application data\grisoft\avg7data\upd7bin\

Nah disinilah file-file *.bin tersebut berada, anda dapat meng-copy nya langsung ke flash disk atau ke harddisk anda, untuk kemudian “check for updates” AVG antivirus anda dan mengarahkannya ke tempat file update (*.bin) tersebut berada. Jika AVG mengenali ada update terbaru akan muncul dialog dilayar “New Update File was found. Do You want to Update your AVG Now?“. Kilik Yes utuk meng-update database signature anda..

Anda dapat mengecek apakah database signature AVG anda sudah terupdate, di bagian information -> About, anda dapat melihat release datenya.

Tetapi jika anda mendownload update AVG antivirus tanpa melalui software AVG, anda dapat langsung mendownload updatean terbaru AVG melalui website officialnya

Download update AVG -> http://www.grisoft.com/doc/update/us/crp/0

===========================================================

Tips Mengamankan Komputer

Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan regedit atau refistry editing. Tool tersebut digunakan sebagai komputer tweaking.. Ya, regedit mungkin anda sudah tau semua. Tapi mungkin belum banyak yang tau tentang Microsoft Management Console (MMC) yang dapat diakses dari menu run – gpedit.msc. (MMC) adalah hosts administrative tools yang dapat digunakan untuk mengelola network, komputer, service, dan komponen system komputer lainnya. Dengan interface yang lebih user friendly, kita bisa lebih fleksibel dan mudah dalam mengkonfigurasi komputer.

Pada tutorial kali ini saya hanya akan membahas mengenai cara mengamankan komputer dan data anda dari “si tangan jahil”.

Mendisable akses ke harddisk atau drive lainnya:
1. Klik Start – Run
2. Ketik gpedit.msc
3. Pilih User Configuration
4. Administrative Templates
5. Windows Components
6. Windows Explorer
7. Pada sisi sebelah kanan double klik prevent access to drives from My Computer


8. Pilih Enabled
9. Tentukan drives mana yang tidak boleh diakses / disable
10. Klik apply – Ok
11. Sekarang coba and buka drive tersebut, maka akan ada message pop up seperti dibawah ini:


Menyembunyikan semua drive atau drive tertentu:
1. Ikuti cara diatas sampai step 6
2. Pada sisi sebelah kanan, double klik Hides these specified drives in My Computer
3. Pilih enable, dan tentukan drive apa yang ingin disembunyikan.
4. Ada baiknya pilih Restrict all drives untuk menyembunyikan semua drive pada komputer
5. Klik apply dan ok
6. Coba buka My Computer atau Windows Explorer dan Lihat pada My Computer. Apa yg terjadi pada Komputer anda?


Nah loe.. kalo gak ada di My Computer nanti gimana kita buka flash disk, cd, dll
Tenang bos, anda masih bisa membukanya. Caranya mudah, Pada address bar ketik drive yang ingin dibuka. Misalnya untuk flash disk biasanya ada di drive F, maka anda tinggal mengetik f: (f+titik2) lalu enter.

Beres kan? sekarang data anda lebih aman dari jangkauan si tangan jahil

Tips: Sebaiknya anda hanya memilih untuk menyembunyikan drive, dan matikan fitur “prevent access to drives from My Computer” dengan memilih not configure. Karena dengan memilih untuk membatasi akses terhadap drive tertentu atau semua drive pada komputer anda, maka anda gak bisa sama sekali untuk mengakses flash disk, cd, dll.

Selain 2 fitur tersebut, masih banyak fitur – fitur lainnya, yang mungkin perlu untuk mengamankan kompi anda dari “si tangan jail” salah satunya dengan menyembunyikan menu file, folder option, dll.. Biarkan tangan dan pikiran anda yang melanjutkan tutor saya ini..

===========================================================

Tip Meningkatkan Bandwitch Tanpa Menggunakan Sofware

Silahkan anda coba

Langkah – langkah:

1. Klik Start – Run kemudian ketik gpedit.msc
2. Secara default anda akan dihadapkan pada group policy editor
3. Kemudian masuk ke Local Computer Policy
4. Computer Configuration lalu pilih Administrative Templates – Network – QOS Packet Scheduler – Limit Reservable Bandwidth
5. Pada limit reservable bandwidth klik 2 kali dan pilih enable, dan pada Bandwidth Limit % masukan angka 0 ( Kosong).
6. Close gpedit dan restart komputer anda. Selesai.. !!

===========================================================

1 CPU Untuk 2 Hingga 10 Orang Pemakai

Cuma mau share aja mungkin ada niat buka warnet atau lembaga pendidikan yang ingin menambahkan jumlah
komputer dengan cara hemat dengan menggunakan smart station yang memungkinkan 1 cpu untuk 10 orang pemakai sekaligus bersamaan dengan aktifitas dan program yang
berbeda-beda.

dengan menggunakan SMART STATION untuk memanfaatkan multiuser dari windows untuk menjadikan 1 CPU yang dapat digunakan oleh 2- 10 user sekaligus secara bersamaan dengan aktifitas berbeda-beda serta browsing internet dengan hanya menggunakan 1 modem, tanpa memperlambat kecepatan komputer itu sendiri. Serta memungkinkan para pemakai untuk menggunakan periperal secara bersama-sama termasuk Printer, CD-Rom.

Smart Station adalah Sebuah alat untuk memanfaatkan multiuser yang dimiliki oleh OS Windows, dengan memanfaatkan kemampuan sebuah PC menjadi Perangkat Multiuser untuk dapat digunakan oleh 10 orang pemakai sekaligus (dengan menggunakan OS Windows XP pada Host/Server) Hingga 30 orang sekaligus (dengan menggunakan OS Windows Server 2003 pada Host/Server) untuk melakukan pekerjaan/aktifitas yang berbeda-beda secara bersamaan baik dalam menggunakan program/software yang berbeda atau pun yang sama.

Dalam penerapannya hanya dihubungkan ke LAN Card komputer Host/Server dan menggunakan kabel UTP yang terhubung ke Switch/Router untuk koneksi ke Smart Station Box yang terpasang pada semua Client. Dan dapat pula melalui koneksi Router wireless. Hal ini memungkinkan untuk manjadikan sebuah PC menjadi multiuser dengan jumlah 10 hingga 30 pemakai tambahan cukup dengan 1CPU sebagai Hos/server.

Berikut rekomendasi untuk komputer Host/Server sesuai dengan jumlah pemakai tambahan yang inginkan :

Cpu Processor:
Intel P4 2,4 Ghz, Memory 512 MB 2-3 Orang Pemakai
Intel P4 2.8 Ghz, Memory 768 MB 4-6 Orang Pemakai
Intel P4 3.0 Ghz, Memory 1 GB 7-10 Orang Pemakai
Intel P4 3.2 Ghz, Memory 2 GB 11-13 Orang Pemakai
XEON 2.8 Ghz / 2.0 Ghz, memory 3 GB 14-20 Orang Pemakai
XEON 3.2 Ghz / 2.4 Ghz, memory 4 GB 21-30 Orang Pemakai

Note :
• OS Windows XP ( Home Edition, Professional ) : Maksimal 10 User
• OS Windows 2003 Server : Hingga 30 User
• Khusus Untuk Type M-80 dapat Menggunakan OS Linux

SKEMA PEMASANGAN SMART STATION :


” Jarak komputer Host/ Server dengan komputer Client hingga 100 meter “

SKEMA MENGGUNAKAN ROUTER WIRELESS

Operating System yang dapat digunakan :

Windows XP Home Edition
Windows XP Professional Edition
Windows 2000 Professional
Windows 2003 Server
Linux ( Khusus Type M-80 )

Keunggulan Smart Station :
1. Menghemat Biaya Listrik yang terpakai.
2. Menghemat Biaya Investasi.
3. Menghemat Biaya Perawatan dan Biaya Up-grade.
4. Host/Server dapat memonitor / melihat apa saja yang dikerjakan pada komputer Client.
5. Host/Server dapat mematikan program yang client jalankan.
6. Host/Server dan Client dapat masing-masing memainkan aplikasi multimedia ( musik, Film, Internet dan lain-lain).

DETAIL OF SMART STATION M-80


Perlengkapan yang diperlukan:
1. Router / Switch hub
2. Keyboard dan mouse PS/2 untuk setiap Client.
3. Speaker untuk setiap client (optional)
4. Monitor untuk setiap client.
5. Kabel UTP dengan panjang sesuai jarak client dan host (maksimal 100 meter setiap client ) serta RJ45 Konektor.

===========================================================

Mengembalikan File Yang Disembunyikan Virus


Mungkin anda pernah mengalami kejadian, tiba2 isi dalam flash disk anda kosong atau hanya satu atau dua file saja, padahal kita gk mrsa menghapusnya. Dan setelah cek propertis kita semakin kaget, loh ko filenya cuman dua tp size nya udah penuh… Mungkin gambarannya seperti itu yah bingungnya . Halah bodo amat dah.. intinya saya mau mencoba sharing gimana cara mengembalikan data yang telah di sembunyikan virus tanpa menggunakan anti virus.Jika anda merasa sengaja menghidenkan atau menyembunyikan seluruh isi dalam flash disk, maka coba anda pastikan bahwa file benar – benar di hidden oleh virus, dengan melihat pada folder option, pilih show hidden files and folders. Kemudian kembali lagi ke flash disk, jika tetap tidak ada perubahan, berarti positif tuh kerjaan virus . And the battle begin Sebelumnya, anda pelajari terlebih dahulu command – comand yg akan kita gunakan sebagai berikut:+ Mengaktifkan atribut.
- Menonaktifkan atribut.
R Atribut Read-only .
A Atribut Archive .
S Atribut System.
H Atribut Hidden.[drive:] adalah harddrive.
[path] adalah directory atau folder.
[filename] adalah nama file.Untuk melanjutkan proses, kita harus memasukan nama file dan atributnya dengan spesifik.

/S Adalah perintah untuk memproses semua file dan folder beserta subfolder-nya.
/D Adalah perintah untuk memproses atribut folder.

Perang lawan virus kita mulai
dan sekarang anda klik START, kemudian pilih RUN dan ketikan CMD untuk mengecek atribut file.

Ketikan perintah ini = F:\>attrib /S *.*
Comand tersebut artinya, pada drive F (jika flash disk berada pada drive F) munculkan semua folder beserta subfolder dan file-file nya yang memiliki atribut hidden atau tersembunyi.

Dan akan muncul root seperti contoh di bawah ini:

H S F:\just\renungan.doc
H S F:\just\chat kiler v.30.exe
H S F:\just\logo web.jpg

Pada contoh diatas, dapat kita deskripsikan bahwa semua file atributnya di hidden dan ditambahkan atribut system sehingga tidak bisa dilihat oleh windows explorer.
untuk mengembalikan file tersebut agar dapat terlihat, isi perintah dibawah ini, masih di cmd atau command prompt:
F:\>attrib -s -h /S *.*

Penjelasan dari command tersebut adalah, -h dan -s berati menonaktifkan atribut hidden dan system, /s memproses folder secara keseluruhan pada drive f (flash disk) dan *.* merupakan perintah yang berarti merubah attribut pada seluruh file dalam drive tersebut dalam hal ini berarti flash disk.

Sekarang coba lihat pada flash disk, apakah sudah ada perubahan? silahkan mencoba.

===========================================================

Komentar

1. Zal Vinaldi - 23 Mei, 2008

Padiah bana mah Zet.
Ambo kini sadang mancari ilimu baa caroe ma update anti vitus tuh, soalnyo urang banyak lo batanyo ka ambo baa caro meng updatenyo.

Mungkin iko sekilas tentang caro dari AVG yo. Trus baa lo caronyo dengan anti virus yang lain.

GOOD LUCK 4 U

2. adekku - 30 Mei, 2008

Untuk semua virus yang sedang berkembang sekarang tidak hanya kita menghandalkan anti virus AVG saja. Jadi coba pakai anti virus yang lainnya. Ok!!!!


Sorry comments are closed for this entry